Kemitraan dalam Pengembangan Ekonomi Lokal di Anambas



Upaya unutk mengembangkan ekonomi Kabupaten Kepulauan Anambas perlu dilakukan melalui sinergitas pelaku ekonomi lokal sesuai dengan peran dan fungsinya masing-masing. Pemerintah daerah mesti mampu memfasilitasi dan memberikan insentif bagi para pelaku usaha, agar usaha mereka dapat tumbuh, berkembang dan memiliki daya saing sehingga mampu menggerakan perekonomian lokal.

Pengalaman Destructif Fishing Watch (DFW)-Indonesia dalam melakukan pendampingan kelompok ekonomi produktif di Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau terkonfirmasi bahwa sejauh ini belum terjalin pola kemitraan yang saling mendukung dan sinergis antara pemerintah daerah dan pelaku usaha kecil serta koperasi. Hal ini dibuktikan dari tidak adanya alokasi program dan anggaran dari APBD yang diperuntukan bagi bantuan modal usaha untuk kelompok masyarakat. Selain itu, pola pembinaan yang dilakukan oleh pemerintah masih sangat minimalis, padahal kebutuhan kelompok untuk meningkatkan kapasitas teknis serta permodalan masih sangat tinggi. Kegairahan kelompok masyarakat dalam berusaha kadang –kadang terhambat oleh masalah modal, lemahnya kapasitas teknis serta sulitnya memperoleh akses pemasaran. Pembelajaran pendampingan kelompok yang dilakukan oleh DFW-Indonesia dalam melakukan asistensi dan pendampingan pada kelompok masyarakat termasuk Koperasi mensyaratkan perlunya insentif khusus yang diberikan pada kelompok oleh tersebut oleh pemerintah. Mereka tidak bisa dibiarkan berjuang sendirian menghadapi mahalnya ongkos produksi untuk bahan baku dan transportasi sehingga sangat membebani margin keuntungan yang diperoleh.

Kedepan, pemerintah daerah Kabupaten Kepulauan Anambas perlu agar dapat mengalokasikan progam dan anggaran untuk mendukung penyediaan modal usaha bagi kelompok masyarakat. Penyediaan modal usaha ini bisa melalui skema kerjasama dengan perbankan atau Koperasi sehingga sekaligus dapat memberikan edukasi kepada kelompok masyarakat tentang peluang dan tata cara mengaskes pembiayaan usaha dari pihak perbankan. Pengembangan pola kemitraan antara pemerintah daerah, perbankan dan pelaku usaha di Anambas harus perlu didorong agar kegiatan ekonomi masyarakat dapat tumbuh terutama pada sector-sektor unggulan yang berpotensi untuk berkembang seperti perikanan, pertanian, perdagangan dan jasa.

Moh. Abdi

Tags: , ,


Leave a Reply

Related Artikel