Tag Archives: nelayan

Tingkat Keselamatan Kapal Nelayan Memprihatinkan

The Safety Standard of Fishing Vessels is Concerning so Indonesian fishers are very vulnerable to work accidents when carrying out fishing operations. The high rate of accidents experienced by fishing boats and fishing boats is evidence that work accidents often occur.Between 1 December 2020-10 January 2021, 13 incidents of accidents were experienced by fishing boats and fishing boats in Indonesian waters. The government needs to increase supervision, provide early information, complete safety equipment on ships and ensure fishers and fishing boat crews participate in the fishermen insurance program. The Indonesian National Coordinator for Destructive Fishing Watch (DFW), Moh Abdi Suhufan, said that the sea accident that occurred and was experienced by fishing boats had caused casualties. “Of the 13 incidents, we recorded 48 victims with details of 28 missings, three dead and 17 surviving,” said Abdi. The government needs to reduce the level of accidents at sea which have recently…

Read more

perlindungan nalayan

silahkan untuk mendownload semua file materi yang berhubungan dengan diskusi online ke 6 dengan topik : Format Baru Perlindungan Awak Kapal Perikanan di Indonesia.

  Saat ini pemerintah telah membangun 22,68 juta ha kawasan konservasi laut yang tersebar diseluruh perairan Indonesia. Pengelolaan kawasan konservasi laut tersebut tersebar pada 3 institusi yang berbeda yaitu Kementerian Kelautan dan Perikanan (5,34 juta ha), Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup (4,69 juta ha) dan Pemerintah Daerah (10,82 juta ha). Sayangnya, walaupun luasan kawasan konservasi sudah mencapai 22,68 juta ha, tapi kondisi terumbu karang Indonesia terus mengalami tekanan akibat kegiatan destruktif fishing yang menggunakan bom dan bius. Koordinator Nasional Destructive Fishing Watch (DFW)-Indonesia, Moh Abdi Suhufan mengatakan bahwa berdasarkan data yang dirilis Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) saat ini sekitar 36,18% terumbu karang dalam kondisi jelek dan tinggal 6,56% yang dalam kondisi sangat baik. “Kondisi terumbu karang Indonesia mengkhawatirkan, hal ini disebabkan karena kegiatan penangkapan ikan yang tidak ramah lingkungan (destructive fishing) masih marak terjadi” kata Abdi. Berdasarkan hasil monitoring, DFW-Indonesia menemukan beberapa lokasi yang masih menjadi kegiatan destructive fishing…

Read more

3/3

Stay Connect with Us