Menuju Pelabuhan Inklusif, DFW Indonesia Kerjasama dengan PPN Pengambengan

Benoa, 26 Februari 2026 — Benoa merupakan pusat perikanan tangkap terbesar kedua yang ada di Indonesia. Ditengah padatnya arus industri perikanan di Benoa, pekerja perikanan tetap menjadi kelompok yang paling rentan. Berdasarkan data yang dihimpun oleh Destructive Fishing Watch (DFW) Indonesia melalui National Fishers Center (NFC) Indonesia, terdapat 35 adun dengan 122 korban sejak tahun 2019 di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan. Aduan yang telah diterima biasanya berkaitan dengan gaji yang tidak dibayarkan atau adanya pemotongan gaji, asuransi dan jaminan sosial, serta penahanan dokumen/identitas dan penipuan.

Menanggapi situasi tersebut, DFW Indonesia menjalin kerjasama dengan PPN Pengambengan. Penandatanganan kerjasama ini dilakukan antara Imam Trihatmadja selaku Direktur Program dari DFW Indonesia dan Kartono selaku Kepala PPN Pengambengan. Adapun kerjasama ini mencakup penyelenggaraan sosialisasi dan pelatihan bagi awak kapal perikanan, melakukan edukasi perlindungan kerja pekerja perikanan, mendorong peningkatan pengetahuan industri terkait pekerja, dan memberikan dukungan teknis dan pendampingan pengembangan sumber daya pekerja perikanan. Dalam kerja sama tersebut, platform NFC Indonesia juga diintegrasikan di PPN Pengambengan sebagai pusat informasi, edukasi, dan pengaduan bagi pekerja perikanan.

“Kami menyambut baik adanya kerjasama ini untuk menciptakan PPN Pengambengan sebagai pelabuhan modern dan inklusif bagi seluruh pekerja perikanan, diharapkan kerjasama ini bukan hanya sebatas seremoni, namun sama-sama berkomitmen untuk berkolaborasi dalam memperbaiki tata kelola pekerja perikanan yang ada di Bali,” jelas Kartono. 

Penandatanganan MoU ini juga menandai lahirnya pusat pelayanan terpadu NFC Indonesia di PPN Pengambengan. Pusat pelayanan ini akan terbuka bagi siapapun yang membutuhkan informasi, edukasi, bahkan melakukan pengaduan terkait dengan pekerjaan mereka diatas kapal atau di pabrik pengolahan makanan laut yang ada di sekitar PPN Pengambengan.  

“Melalui kerjasama ini, kami menggandeng PPN Pengambengan sebagai salah satu titik industri perikanan terpadat di Indonesia untuk bisa berkomitmen bersama untuk melakukan edukasi, sosialisasi, serta pelatihan terkait keselamatan bekerja diatas kapal kepada para pekerja perikanan maupun pelaku usaha yang ada di sekitar PPN,” ujar Imam. 

Kerja sama ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat sinergi dan kolaborasi guna mendorong tata kelola perikanan yang lebih baik, transparan, dan berkelanjutan. Melalui kolaborasi ini, diharapkan perlindungan serta pemenuhan hak-hak pekerja perikanan semakin diperkuat, sehingga tercipta sektor perikanan yang bebas dari praktik eksploitasi dan menjunjung tinggi prinsip keadilan serta keberlanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mari tetap terhubung dengan kami

Kamu Tertarik Dengan kagiatan Kami?

Dukung kami untuk bisa terus berdampak melalui merchandise berikut: