Destructive Fishing Watch Indonesia

Menciptakan Laut yang Berkelanjutan, Memberdayakan Pekerja Perikanan

21 Calon AKP Diduga Jadi Korban TPPO, TANGKAP Dorong Pengadilan Bongkar Jaringan Perekrutan Ilegal

Denpasar, 12 Februari 2026 — Setelah 21 calon Awak Kapal Perikanan (AKP) korban dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) KM Awindo 2A melaporkan terduga jaringan pelaku TPPO kepada Polda Bali dengan nomor pelaporan STTLP/591/VIII/2025/SPKT/POLDA BALI tertanggal 23 Agustus 2025, kelima terdakwa dugaan kasus TPPO telah masuk ke meja pengadilan. Pada 12 Februari 2026 telah dilaksanakan pembacaan dakwaan pertama untuk kelima terdakwa dengan tiga dakwaan terpisah, dengan nomor perkara 171/Pid.Sus/2026/PN Dps atas nama I Putu Setyawan, mantan anggota Direktorat Kepolisian Air dan Udara Kepolisian Daerah (Polairud Polda) Bali, 172/Pid.Sus/2026/PN Dps atas

Selengkapnya

Destructive Fishing Watch (DFW) Indonesia merupakan lembaga nasional berbentuk aliansi/konsorsium terbuka yang menghimpun institusi dan individu yang peduli  terhadap praktek destructive fishing (DF) atau kegiatan Penangkapan Ikan Tidak Ramah Lingkungan (PITRaL), kemiskinan, adaptasi perubahan iklim dan bencana alam di Indonesia serta hak asasi manusia. Semangat aliansi ini terbangun untuk menghapus praktek DF secara komprehensif dan mempromosikan pola peralatan tangkap yang berdampak pada perikanan yang berkelanjutan dan berprespektif hak asasi manusia.

Layanan Informasi, Edukasi, dan Pengaduan untuk Pekerja Perikanan

National Fishers Center (NFC) Indonesia

Capaian Kami

55.345+
Penerima Manfaat
$12.000K+
Dana Terkelola
25+
Proyek Berjalan

Pekerjaan kami dapat dilakukan dengan dukungan penuh dari mitra dan para donatur

Terima kasih!

Ikuti Kami

Berita Terbaru

Mari tetap terhubung dengan kami

Kamu Tertarik Dengan kagiatan Kami?

Dukung kami untuk bisa terus berdampak melalui merchandise berikut: