Destructive Fishing Watch Indonesia
Menciptakan Laut yang Berkelanjutan, Memberdayakan Pekerja Perikanan

Di Balik Ikan yang Sampai ke Pasar, Ada Awak Kapal yang Bekerja dalam Risiko
Industri perikanan kerap dibicarakan melalui angka produksi, nilai ekspor, dan kontribusinya terhadap ekonomi nasional. Namun, di balik angka-angka tersebut, terdapat pekerja yang menghabiskan waktu berbulan-bulan di laut, bekerja dalam ritme panjang, dan menghadapi ketidakpastian upah, keselamatan, serta perlindungan sosial. Situasi itu direkam dalam Laporan NFC 2025: Kerentanan Awak Kapal Perikanan, Data Pengaduan, dan Tiga Kasus Strategis TPPO Tahun 2025. Laporan yang disusun National Fishers Center Indonesia (NFC-I) ini memetakan pengaduan pekerja perikanan sepanjang 2019–2025, dengan perhatian khusus pada pola pelanggaran hak pekerja, modus perekrutan, dugaan perdagangan orang, serta dinamika penanganan
Destructive Fishing Watch (DFW) Indonesia merupakan lembaga nasional berbentuk aliansi/konsorsium terbuka yang menghimpun institusi dan individu yang peduli terhadap praktek destructive fishing (DF) atau kegiatan Penangkapan Ikan Tidak Ramah Lingkungan (PITRaL), kemiskinan, adaptasi perubahan iklim dan bencana alam di Indonesia serta hak asasi manusia. Semangat aliansi ini terbangun untuk menghapus praktek DF secara komprehensif dan mempromosikan pola peralatan tangkap yang berdampak pada perikanan yang berkelanjutan dan berprespektif hak asasi manusia.
Layanan Informasi, Edukasi, dan Pengaduan untuk Pekerja Perikanan
National Fishers Center (NFC) Indonesia
Capaian Kami
Pekerjaan kami dapat dilakukan dengan dukungan penuh dari mitra dan para donatur
Terima kasih!
Ikuti Kami
Berita Terbaru
Di Balik Ikan yang Sampai ke Pasar, Ada Awak Kapal yang Bekerja dalam Risiko
Ungkap Kerentanan Awak Kapal Perikanan, DFW Indonesia dan FISIP UI Gelar Soft Launching Buku & Diseminasi Laporan Etnografi “Gelem Iwake Emoh Kuline”
Buku Gelem Iwake Emoh Kuline
Peningkatan Kapasitas dan Sertifikasi Okupasi Pekerja Pembekuan Tuna
Mitigasi Pelanggaran Awak Kapal Perikanan, Forda Bali Gelar Inspeksi Bersama
Pekerja Pengolahan Tuna di Benoa Mendapatkan Sertifikat Kompetensi Pembekuan Ikan Tuna
Mini-Workshop Validasi Data dan Penguatan Bukti Kajian JHUB tentang Dampak Ekologis dan Sosio-Ekonomi di WPP 718
Gema Trauma dalam Penolakan Kapal Jaring Hela Udang Berkantung (JHUB): Pemantik dari Respons Nelayan Merauke terhadap Pengoperasian Kapal JHUB



