Destructive Fishing Watch Indonesia

Menciptakan Laut yang Berkelanjutan, Memberdayakan Pekerja Perikanan

Gema Trauma dalam Penolakan Kapal Jaring Hela Udang Berkantung (JHUB): Pemantik dari Respons Nelayan Merauke terhadap Pengoperasian Kapal JHUB

Penulis: Delvina Nabila, Peneliti DFW Indonesia Dalam naik turun gelombang laut Merauke, nelayan bukan hanya takut pada riak arus dan ombak, tetapi dari gema berita bahwa kapal trawl akan kembali, mengambil yang ada di dalam lautan, menyapu besar dan kecilnya sumber daya laut. Ketakutan itu datang dari kedatangan dua kapal Jaring Hela Udang Berkantung (JHUB) yang bersandar di Pelabuhan Merauke pada awal tahun ini. Kehadiran dua kapal JHUB tersebut memanggil kembali ingatan luka lama nelayan akan dampak kapal trawl terhadap laut, sumber penghidupan mereka. Ketakutan dari Pengalaman Jika melihat dari

Selengkapnya

Destructive Fishing Watch (DFW) Indonesia merupakan lembaga nasional berbentuk aliansi/konsorsium terbuka yang menghimpun institusi dan individu yang peduli  terhadap praktek destructive fishing (DF) atau kegiatan Penangkapan Ikan Tidak Ramah Lingkungan (PITRaL), kemiskinan, adaptasi perubahan iklim dan bencana alam di Indonesia serta hak asasi manusia. Semangat aliansi ini terbangun untuk menghapus praktek DF secara komprehensif dan mempromosikan pola peralatan tangkap yang berdampak pada perikanan yang berkelanjutan dan berprespektif hak asasi manusia.

Layanan Informasi, Edukasi, dan Pengaduan untuk Pekerja Perikanan

National Fishers Center (NFC) Indonesia

Capaian Kami

55.345+
Penerima Manfaat
$12.000K+
Dana Terkelola
25+
Proyek Berjalan

Pekerjaan kami dapat dilakukan dengan dukungan penuh dari mitra dan para donatur

Terima kasih!

Ikuti Kami

Berita Terbaru

Mari tetap terhubung dengan kami

Kamu Tertarik Dengan kagiatan Kami?

Dukung kami untuk bisa terus berdampak melalui merchandise berikut: