Destructive Fishing Watch Indonesia

Menciptakan Laut yang Berkelanjutan, Memberdayakan Pekerja Perikanan

Pencurian Upah dan Pengalihan Risiko Bisnis dalam Perikanan Tangkap Industrial Indonesia

Jakarta, 25 Mei 2026 – Sektor perikanan tangkap Indonesia merupakan salah satu pilar ekonomi agraris yang menjadi industri vital ekonomi biru. Pada tahun 2025 lalu, Produk Domestik Bruto Perikanan mengalami tren kenaikan sebesar 2,29% dibandingkan di tahun 2024 yang hanya 2,25%. Namun, kenaikan kontribusi tersebut tidak diiringi dengan kesejahteraan tenaga kerjanya. Awak kapal perikanan (AKP) mengalami jeratan hutang, upah tidak dibayarkan, upah di bawah standar layak, hingga kondisi kerja yang ekstrem.  Berdasarkan kondisi tersebut, pada tahun 2024-2025 Destructive Fishing Watch (DFW) Indonesia melaksanakan penelitian terkait pengupahan dengan total 215 AKP

Selengkapnya

Destructive Fishing Watch (DFW) Indonesia merupakan lembaga nasional berbentuk aliansi/konsorsium terbuka yang menghimpun institusi dan individu yang peduli  terhadap praktek destructive fishing (DF) atau kegiatan Penangkapan Ikan Tidak Ramah Lingkungan (PITRaL), kemiskinan, adaptasi perubahan iklim dan bencana alam di Indonesia serta hak asasi manusia. Semangat aliansi ini terbangun untuk menghapus praktek DF secara komprehensif dan mempromosikan pola peralatan tangkap yang berdampak pada perikanan yang berkelanjutan dan berprespektif hak asasi manusia.

Layanan Informasi, Edukasi, dan Pengaduan untuk Pekerja Perikanan

National Fishers Center (NFC) Indonesia

Capaian Kami

55.345+
Penerima Manfaat
$12.000K+
Dana Terkelola
25+
Proyek Berjalan

Pekerjaan kami dapat dilakukan dengan dukungan penuh dari mitra dan para donatur

Terima kasih!

Ikuti Kami

Berita Terbaru

Mari tetap terhubung dengan kami

Kamu Tertarik Dengan kagiatan Kami?

Dukung kami untuk bisa terus berdampak melalui merchandise berikut: