Destructive Fishing Watch Indonesia

Menciptakan Laut yang Berkelanjutan, Memberdayakan Pekerja Perikanan

Tuntutan 3 Tahun Jaksa dalam Kasus TPPO KM Awindo 2A Masih Jauh dari Rasa Keadilan

Denpasar, 2 Juni 2026 — Jaksa Penuntut Umum (JPU) Pengadilan Negeri Denpasar telah membacakan tuntutan kelima terdakwa untuk kasus dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) KM Awindo 2A. Dalam tuntutan yang dibacakan pada 19 Mei lalu, JPU menuntut 3 tahun penjara untuk para terdakwa dalam perkara nomor 172 dan 173 serta 4 tahun penjara untuk terdakwa dalam perkara nomor 171. Kelima terdakwa dalam tiga perkara tersebut juga dituntut oleh JPU untuk membayar biaya restitusi sebesar Rp32.047.500,00 atas kerugian yang dialami oleh calon Awak Kapal Perikanan (AKP) dan wajib membayar biaya

Selengkapnya

Destructive Fishing Watch (DFW) Indonesia merupakan lembaga nasional berbentuk aliansi/konsorsium terbuka yang menghimpun institusi dan individu yang peduli  terhadap praktek destructive fishing (DF) atau kegiatan Penangkapan Ikan Tidak Ramah Lingkungan (PITRaL), kemiskinan, adaptasi perubahan iklim dan bencana alam di Indonesia serta hak asasi manusia. Semangat aliansi ini terbangun untuk menghapus praktek DF secara komprehensif dan mempromosikan pola peralatan tangkap yang berdampak pada perikanan yang berkelanjutan dan berprespektif hak asasi manusia.

Layanan Informasi, Edukasi, dan Pengaduan untuk Pekerja Perikanan

National Fishers Center (NFC) Indonesia

Capaian Kami

55.345+
Penerima Manfaat
$12.000K+
Dana Terkelola
25+
Proyek Berjalan

Pekerjaan kami dapat dilakukan dengan dukungan penuh dari mitra dan para donatur

Terima kasih!

Ikuti Kami

Berita Terbaru

Mari tetap terhubung dengan kami

Kamu Tertarik Dengan kagiatan Kami?

Dukung kami untuk bisa terus berdampak melalui merchandise berikut: