Destructive Fishing Watch Indonesia

Menciptakan Laut yang Berkelanjutan, Memberdayakan Pekerja Perikanan

TANGKAP DESAK PENGUSUTAN TUNTAS JARINGAN TPPO SEKTOR PERIKANAN DI BALI

Pengembangan tersangka dalam kasus dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang melibatkan calon awak kapal perikanan (AKP) menunjukkan praktik eksploitasi terorganisir dan melibatkan berbagai aktor, termasuk aparat. Temuan terbaru dari penyidik Polda Bali menegaskan bahwa kejahatan ini bukanlah tindakan individu semata, melainkan bagian dari rantai panjang yang harus diusut hingga tuntas. Denpasar, 28 April 2026 – Kepolisian Daerah (Polda) Bali sudah menetapkan tiga tersangka baru terkait  dugaan kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) KM Awindo 2A. Tiga tersangka ini merupakan IKHS, OM, dan INN. IKHS merupakan  mantan personel  Direktorat Kepolisian

Selengkapnya

Destructive Fishing Watch (DFW) Indonesia merupakan lembaga nasional berbentuk aliansi/konsorsium terbuka yang menghimpun institusi dan individu yang peduli  terhadap praktek destructive fishing (DF) atau kegiatan Penangkapan Ikan Tidak Ramah Lingkungan (PITRaL), kemiskinan, adaptasi perubahan iklim dan bencana alam di Indonesia serta hak asasi manusia. Semangat aliansi ini terbangun untuk menghapus praktek DF secara komprehensif dan mempromosikan pola peralatan tangkap yang berdampak pada perikanan yang berkelanjutan dan berprespektif hak asasi manusia.

Layanan Informasi, Edukasi, dan Pengaduan untuk Pekerja Perikanan

National Fishers Center (NFC) Indonesia

Capaian Kami

55.345+
Penerima Manfaat
$12.000K+
Dana Terkelola
25+
Proyek Berjalan

Pekerjaan kami dapat dilakukan dengan dukungan penuh dari mitra dan para donatur

Terima kasih!

Ikuti Kami

Berita Terbaru

Mari tetap terhubung dengan kami

Kamu Tertarik Dengan kagiatan Kami?

Dukung kami untuk bisa terus berdampak melalui merchandise berikut: