Destructive Fishing Watch Indonesia

Menciptakan Laut yang Berkelanjutan, Memberdayakan Pekerja Perikanan

Jalan Terjal Demi Gelembung Ikan: Pola dan Risiko Nelayan dan AKP Merauke Pelintas Batas Papua Nugini

Penulis:  Zelila Khairunnisa A., Peneliti DFW Indonesia Di pesisir Merauke, para istri dan nelayan terus mengungkapkan satu fakta menyedihkan: laut Indonesia sudah tidak lagi cukup untuk menghidupi keluarga mereka. Sudah sekitar 2–3 tahun terakhir, hasil tangkapan di perairan Indonesia mulai berkurang. Kekhawatiran tentang ikan yang habis semakin diperparah oleh masuknya kapal Jaring Hela Udang Berkantong (JHUB) yang beroperasi di Wilayah Penangkapan Perikanan (WPP) 718. Kondisi ini mendorong kapal-kapal perikanan besar untuk menyeberangi batas negara menuju perairan Papua Nugini (PNG). Nelayan semang-semang dan AKP (Awak Kapal Perikanan) di Kampung Binaloka, pesisir

Selengkapnya

Destructive Fishing Watch (DFW) Indonesia merupakan lembaga nasional berbentuk aliansi/konsorsium terbuka yang menghimpun institusi dan individu yang peduli  terhadap praktek destructive fishing (DF) atau kegiatan Penangkapan Ikan Tidak Ramah Lingkungan (PITRaL), kemiskinan, adaptasi perubahan iklim dan bencana alam di Indonesia serta hak asasi manusia. Semangat aliansi ini terbangun untuk menghapus praktek DF secara komprehensif dan mempromosikan pola peralatan tangkap yang berdampak pada perikanan yang berkelanjutan dan berprespektif hak asasi manusia.

Layanan Informasi, Edukasi, dan Pengaduan untuk Pekerja Perikanan

National Fishers Center (NFC) Indonesia

Capaian Kami

55.345+
Penerima Manfaat
$12.000K+
Dana Terkelola
25+
Proyek Berjalan

Pekerjaan kami dapat dilakukan dengan dukungan penuh dari mitra dan para donatur

Terima kasih!

Ikuti Kami

Berita Terbaru

Mari tetap terhubung dengan kami

Kamu Tertarik Dengan kagiatan Kami?

Dukung kami untuk bisa terus berdampak melalui merchandise berikut: