Pemerintah Perlu Tingkatkan Konsumsi Ikan di Pulau Jawa
konsumsi ikan nasional

Pemerintah perlu bekerja keras untuk terus meningkatkan tingkat konsumsi ikan di pulau Jawa. Walaupun secara nasional tingkat konsumsi ikan orang Indonesai saat ini telah mencapai 54,49kg/kapita tapi khusus di pulau Jawa angkanya masih jauh dibawah nasional. Hal ini mengindikasikan bahwa terjadi disparitas penyediaan dan pemenuhan gizi masyarakat dari bahan ikan yang belum merata bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Koordinator Nasional Destructive Fishing Watch (DFW) Indonesia, Moh Abdi Suhufan mengatakan bahwa tingkat konsumsi ikan 6 provinsi di pulau Jawa masih rendah dan jauh dibawah angka tingkat konsumsi ikan nasional. “Tingkat konsumsi ikan dari 6 provinsi di Jawa hanya 36,37 kg/kapita, padahal populasi penduduk Jawa sangat besar” Kata Abdi. Dibandingkan dengan angka nasional yang telah mencapai 54,49 kg/kapita, realisasi konsumsi ikan di Jawa cukup memprihatinkan sehingga perlu ada upaya untuk menggenjotnya.

“Agak ironis karena selama ini perdagangan dan transportasi ikan selalu menuju pelabuhan di pulau Jawa tapi tingkat konsumsi ikan justru rendah” kata Abdi. Dia mengingatkan agar pemerintah mengantisipasi melemahnya permintaan ikan global akibat pandemi dengan menggenjot konsumsi dalam negeri. “Jawa adalah kunci ekonomi Indonesia saat ini, sehingga perdagangan dan konsumi ikan perlu ikut ditingkatkan tentunya dengan dukungan penyediaan sistim logistik yang handal” kata Abdi.

Abdi juga mengkritisii program Gemar Makan Ikan yang selama iin di kampanyekan Kementerian Kelautan dan Perikanan sebagai kegiatan yang bersifat seremonial belaka. “Program tersebut tidak segmentatif dan berlaku seragam di seluruh Indonesia” kata Abdi. Padahal tingkat makan ikan orang Papua, Maluku dan Sulawesi sudah tinggi. Mestinya KKP membuat strategi dan pendekatan khusus dan segmentatif per wilayah terutama untuk meningkatkan tingkat konsumsi ikan di Pulau Jawa.

Sementara itu, peneliti DFW-Indonesia Hidayat Azis menyarankan agar upaya meningkatkan konsumsi ikan di pulau Jawa perlu melibatkan Kementerian lain dan pemerintah provinsi. “Pendekatannya tidak cuma seremonial dan kampanye tapi perlu memasukan menu ikan sebagai bahan makanan pokok dan disajikan pada hari dan event tertentu pada setiap kegiatan instansi pemerintah, swasta dan rumah tangga” kata Hidayat.

Selain itu, dia menyarankan agar KKP bersama Kementerian Kesehatan dan Kementerian Pendidikan perlu bekerjasama membuat program edukasi tentang manfaat dan nilai gizi ikan kepada masyarakat di Pulau Jawa. “Perlu edukasi dengan mengedepankan pendekatan budaya kepada masyarakat Jawa agar lebih memahami nilai dan manfaat dari makan ikan sehingga mereka terdorong untuk mengkonsumsi ikan” ujar Hidayat. Makan ikan perlu menjadi gaya hidup baru bagi generasi muda agar tidak gengsi sehingga tingkat konsumsi ikan meningkat di Jawa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email
DFW Indonesia

Gedung TCC BATAVIA TOWER ONE
Lantai 06 Unit 01
JL. KH Mas Mansyur, Kav 126
Jakarta Pusat, 10220
Indonesia
Email : Info@dfw.or.id
Homepage : www.dfw.or.id

Get Started

Stay Connect with Us